Mengukur Kecantikan Seorang Wanita

Kecantikan seorang wanita bukanlah selalu diukur dari keindahan fisiknya walaupun terkadang dominan tapi bukan berarti mutlak.

Persiapan Menyambut Bulan Suci Ramadhan Bersama Para Bidadari Kos

Tidak terasa sampai juga kita di bulan Suci Ramadhan. Bulan yang penuh rahmat dan ampunan. Bulan dimana setiap pahala dilipatgandakan, bulan yang ditunggu-tunggu oleh seluruh umat muslim diseluruh dunia karena keutamaan-keutamaanya yang menyertainya.

Tips Mendapatkan Jodoh Pada Saat Salat Tarawih

Mungkin selama ini anda tidak menyadarinya adanya peluang untuk mendapatkan jodoh pada saat salat tarawih sebelum saya memberitahukannya kepada anda lewat tulisan ini.

Menjadi Kaya Dengan Sedekah

Dan perumpamaan orang-orang yang membelanjakan hartanya karena mencari keridaan Allah dan untuk keteguhan jiwa mereka, seperti sebuah kebun yang terletak di dataran tinggi yang disiram oleh hujan lebat, maka kebun itu menghasilkan buahnya dua kali lipat.

Tips dan Trik Untuk Orang Yang Sedang Patah Hati

Tidak ada penyakit di dunia ini yang tidak ada obatnya.

Showing posts with label Renungan. Show all posts
Showing posts with label Renungan. Show all posts

Ikut Aturan Aje


Jatuh dan bangun sebuah kehidupan adalah suatu Sunatulloh.  Tidak ada manusia yang selalu bahagia. Tidak ada manusia yang selalu sedih. Tidak ada. Yang ada kalau sekarang seneng, besoknya mungkin masih..... seneng. Lusanya bisa jadi masih.... seneng, tetapi kadar kesenangannya mungkin makin berkurang dan akhirnya kitapun menangis karena masa seneng sudah habis dan saatnya mengisi kembali pulsa kesenangan kita.

Orang-orang yang sok tau selalu bilang "Dunia itu selalu berputar, kadang kita di atas kadang kita di bawah" bener juga sih, tapi apa kita gak bosen dengernya. Apalagi maaf-maaf kata nih, kita lagi musibah, di pecat dari kerjaan, di kejar-kejar kolektor, belum bayar kontrakan terus kita inisatif datang ke rumah teman kita untuk minta pencerahan. Setelah ngomong panjang lebar mulai dari urusan kecil sampai nyerempat masalah rumah tangga, gosip selebriti sampai politik, dari kata-kata mutiara sampai kata-kata kotor semua sudah meluncur dari kedua bibir kita tibalah saatnya kita mendengarkan quote yang emang sudah kita tunggu-tunggu "Dunia itu selalu berputar, kadang kita di atas kadang kita di bawah". Setelah semua pembicaraan yang begitu berbobot, penuh kiasan, perang lidah, sikut sana sikut sini akhirnya berakhir dengan anti klimaks. Kitapun pulang dengan tangan hampa, terbesit untuk mengakhiri hidup, terbesit untuk merampok, terbesit pikiran kotor sampai akhirnya kita cuma bisa nangis dirumah

Dunia yang selalu berputar-putar membuat kepala kita berputar-putar. Salahnya kebanyakan orang jika menemui masalah selalu melihat ke atas. Umpamanya lagi gak punya duit buat bayar kontrakan, dilihatlah tetangganya yang sudah punya rumah, punya mobil, istri cakep, pembokat bening terus dibandingin sama dia, yang rumahnya udeh kaya gang, cuma muat 1 motor, apalagi dilihat bininya udeh kalah pamor sama pembokat tetangganya, akibatnya makin pusing pala berbie. Padahal apa yang dia lihat dari tetangganya belum tentu seendah kenyataannya. Bisa jadi tetangganya itu lagi pusing mikirin pembokanyat.... hahaha.

Mungkin anda belum pernah dengar kalau dunia ini sebuah sandiwara. Semuanya sudah diatur sama sutradaranya yaitu Allah. Kita ketiban rejeki, ketiban musibah, ketiban tai cicek semuanya sudah ada dan tertulis di buku besar kita. Si Fulan hari ini dapat rejeki dari si A, Si Fulan besok dapat musibah, si Fulan yang ini yang itu semua sudah ada. Jadi tinggal bagaimana kita. Sampai sini mungkin kalian sudah paham atau makin pusing... hehehe.

Satu saja yang mau penulis bilang "Kita ikutin aje AturanNye, KetentuanNye, InsyaAllah kita bisa selamat dunia Akhirat." gitu aja repot.



Rumah Di Ujung Jalan


Aku sering bertanya pada diriku sendiri kapan aku akan mempunyai sebuah rumah  sendiri walaupun itu hanya di ujung jalan. Rumah tempat aku beriistirahat ketika aku lelah. Tempat aku berkumpul dan bercanda bersama keluarga kecilku. Tempat dimana aku akan menghabiskan masa tuaku.

Untuk menggampai mimpiku iseng-iseng aku cari rumah impianku itu. Kususuri jalan dari kampung ke kampung lewati begitu banyak rumah. Sampai suatu ketika aku  berhenti di sebuah tanah kosong  tepat di ujung jalan. Namun aku sedikit kecewa karena di sana sudah berdiri satu makam yang sepertinya belum lama dikebumikan, sebab tanahnya masih terlihat basah. Padahal lokasinya cukup menarik untuk di tinggali.

Kupandangi lama juga gundukan tanah itu, Entah sudah berapa lama juga aku terdiam disana. Memandang bisu gundukan tanah itu . Aneh juga, padahal sebelumnya aku sudah biasa melihat makam karena rumahku memang dekat dengan TPU.

Aku berpikir inikah sebuah akhir dari sebuah perjalanan hidup yang panjang. Inikah tempat dimana semua yang fana itu berakhir. Inikah takdir yang tidak bisa di ubah.

di ujung jalan itu ada sebuah rumah. Rumah yang tidak besar. Tapi cukup untuk kita berisitirahat. Rumah itu tepat di ujung jalan dan suatu hari kitapun akan berhenti dan tinggal di rumah di ujung jalan itu. 


Ketahuilah, bahwa sesungguhnya kehidupan dunia ini hanyalah permainan dan suatu yang melalaikan, perhiasan dan bermegah-megah antara kamu serta berbangga-banggaan tentang banyaknya harta dan anak, seperti hujan yang tanam-tanamannya mengagumkan para petani; kemudian tanaman itu menjadi kering dan kamu lihat warnanya kuning kemudian menjadi hancur. Dan di akhirat ada azab yang keras dan ampunan dari Allah serta keridhaan-Nya. Dan kehidupan dunia ini tidak lain hanyalah kesenangan yang menipu. (QS. Al Hadiid, 57: 20)

Pukul 3 Pagi


Pukul 3 pagi
Di kala orang tertidur kita terjaga
Berbicara kepada Allah sampai lupa waktu

Pukul 3 pagi
Ketika Allah turun ke bumi
dikabulkannya semua doa-doa kita

Pukul 3 pagi
Siapa yang meminta akan di berikan
Siapa yang memohon akan di kabulkan
Siapa yang meminta ampun akan diampunkan

Pada tiap malam Allah SWT turun (ke langit dunia) ketika tinggal seperti malam yang akhir. Ia berfirman : “barang siapa yang menyeru-Ku akan Aku perkenankan seruannya. Barang siapa yang meminta pada-Ku, Aku perkenankan permintaanya. Dan barang siapa memohon ampunan kepada-Ku, aku ampuni dia” (HR bukhari dan Muslim)

Jatuhlah


Jatuhlah agar kau bisa belajar untuk bangkit kembali
Jatuhlah agar kau tahu bagaimana rasanya sakit
Jatuhlah agar kau tetap menapak di bumi
Jatuhlah agar kau tahu apa artinya kehidupan

Bangunlah setelah kau terjatuh
Bangunlah apa yang telah hancur
Bangunlah dengan penuh rasa yakin
Bangunlah untuk meraih semua mimpi

Disana atau disini tidak ada yang beda
Musim panas musim hujan bukanlah penghalang
Carilah rezeki Allah sebanyak mungkin
Dan setelah itu kembalikanlah semua kepadaNYA

Lupakanlah masa yang telah lalu
Jangan terlalu pikirkan yang belum tentu datang
Anda hidup di masa sekarang
Berbuatlah yang terbaik di hari ini
Karena apa yang anda lakukan hari ini adalah cerminan di masa yang akan datang

Janganlah bersedih
janganlah menangis
Jangan pula kau berputus asa
Setiap masalah ada jalan keluarnya
Setiap kejadian tersimpan hikmah

Ya Allah ya Tuhan kami berikanlah kami kebahagiaan di dunia dan kebahagiaan di akhirat dan jauhkanlah kami dari siksa api neraka. Amin

Rumah Masa Depan


Suatu hari aku ingin membangun rumah untuk keluargaku. Disebuah daerah yang tenang dimana burung-burung bebas berkicau, pohon-pohon yang tinggi rimbun dan hijau, sawah yang luas menghampar dan sebuah lapangan yang luas untuk anak-anakku bermain.

Rumahku tidaklah harus yang besar. Tidak juga terlalu kecil. Rumah yang secukupnya. Sebuah rumah yang sederhana. Nyaman untuk ditempati. Enak untuk ditinggali. Ada halamannya untuk menanam bunga-bunga dan pohon-pohon. Ada kolam untuk memelihara ikan. Ada saung sebagai tempat berkumpul keluarga. Juga sebuah Mushola kecil untuk kami beribadah.

Pondasi dari rumahku adalah agama. Tiang-tiangnya adalah cinta dan kasih sayang. Dindingnya adalah kebersamaan daa atapnya adalah rasa persaudaraan.

Disana aku ingin menghabiskan hidupku bersama dengan orang-orang yang kucintai dan mencintaiku.sampai ajal menjemput, sampai kedua tangan dan kaki ini tidak mampu bergerak sampai istriku dan anak-anaku membawaku ke liang lahat

Hujanpun Menangis


Tadi di harco mangga dua Allah menuliskan takdirnya untuk mempertemukan saya dengan seorang bidadari. Bidadari ini mungkin berbeda dengan bidadari yang kalian pikirkan selama ini yang cantik, putih, tinggi dan sempurna menurut kalian. Tapi Bidadari yang kutemui ini justru tidak mempunyai kreteria yang seperti biasanya. Dia tidak cantik, dia juga tidak putih tapi sebaliknya dia mempunyai kekurangan yang mungkin membuat hati kita miris.  Allah menuliskan takdir atas wanita itu dengan kepala miring ke kanan. Ketika itu saya seperti di sadarkan jika selama ini saya selalu mencari pendamping yang sempurna tanpa melihat bahwa ada yang tidak sempurna di dunia ini. Mampukah saya mencintai seseorang yang tidak sempurna dengan cara yang sempurna seperti saya mencintai seseorang yang sempurna. Bisakah saya ikhlas jika ditakdirkan atas saya seorang jodoh yang tidak sempurna secara fisik.

Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya.” (At Tin : 5)

Jika cinta itu bisa mendekatkan kita kepada Allah bukankah tidak penting pendamping kita itu sempurna atau tidak sempurna. Bukankah kita selama ini selalu bilang saya mencintai si fulan karena Allah. Tapi mengapa kita selalu mencari pasangan yang sempurna. Lalu dimanakah jodoh untuk orang yang ditakdirkan tidak sempurna.

Pernahkah kita berpikir tentang mereka yang tidak sempurna bertanya siapa kelak yang akan menjadi pasangan hidupnya. Apakah ada seseorang yang sempurna bisa mencintai mereka dengan cara yang sempurna. Ataukah mereka cuma bisa berpikir pendamping mereka kelak mungkin orang yang sama seperti mereka juga. Hujanpun akan menangis mendengarkan mereka.

Mampukah saya atau kalian memilih orang yang tidak sempurna untuk dijadikan pendamping hidup tanpa melihat seseorang dari kesempurnaan secara fisik. Saya harap jika kalian nanti memilih orang yang tidak sempurna itu bukan karena takdir tapi karena kalianlah yang memilih takdir kalian sendiri untuk memilih pasangan yang tidak sempurna untuk menyempurnakan cinta kalian kepada Allah.

Wallahualam bish shawab...

Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedangkan kamu tidak mengetahui. (Al-Baqarah: 216)

Menjadi Kaya Dengan Sedekah


Dan perumpamaan orang-orang yang membelanjakan hartanya karena mencari keridaan Allah dan untuk keteguhan jiwa mereka, seperti sebuah kebun yang terletak di dataran tinggi yang disiram oleh hujan lebat, maka kebun itu menghasilkan buahnya dua kali lipat. Jika hujan lebat tidak menyiraminya, maka hujan gerimis (pun memadai). Dan Allah Maha Melihat apa yang kamu perbuat. Al Baqarah ayat 267

Banyak orang-orang yang bercita-cita ingin menjadi orang kaya termasuk juga “kita”. Bohong kalau anda tidak pengen jadi orang kaya. Bohong kalau anda cuma pengen kaya hati doang. Harta memang bukan segalanya tapi dengan harta kita bisa membeli segalanya termasuk CINTA (penulis baru saja putus cinta karena masalah materi dan perasaannya masih sangat sensitif kalau membicarakan soal harta, cinta dan tahta ).
Dengan harta kita bisa keren dan mempesona. Dengan harta kita bisa disegani lawan maupun kawan dan dengan harta kita bisa jalan-jalan keluar negri. Tapi Harta bukan digunakan untuk pamer-pamer. Harta gak mau cuma jadi hiasan. Harta bukan untuk eksis. Kita juga harus memikirkan perasaan si miskin. Bagaimana perasaannya kalau kita kinclong mereka butek. Bagaimana perasaan mereka ngeliat tangan dan leher kita di kerubutin gelang emas 24 karat. Kalau bisa jangan sampai orang tahu kalau kita banyak harta. Selain menyelamatkan kita dari orang-orang yang suka ngutang juga supaya kita terlihat tawadhu dan bersahaja. hehehe.

Terus bagaimana sih caranya supaya kita bisa cepet kaya, tampan/cantik, juga mempesona. Kalau untuk jadi kaya mungkin saya bisa membantu tapi untuk masalah tampan, cantik dan mempesona mungkin anda sebaiknya mulai menerima takdir atas anda. Kaya itu tidak indentik dengan ketampanan dan kecantikan yang penting keliatan mengkilaplah.
Untuk menjadi kaya diperlukan sikap mental orang kaya. Bagaimana sih sikap mental orang kaya itu. Orang kaya itu biasanya banyak bersyukur. Dengan bersyukur dia bisa menerima takdir yang tersulit sekalipun. Dengan bersyukur dia juga bisa menerima kalau muka dia tuh gak cakep-cakep amat
. Perbanyaklah besyukur di waktu pagi, siang dan malam anda. Syukur kalau lagi ada cobaan. Syukur kalau lagi banyak hutang, syukur kalau lagi putus cinta, syukurin, rasain dan nikmatin. Dengan banyak bersyukur maka akan terus bertambah nikmat atas kita. Amin
Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan: “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih".Ibrahim ayat 7
Orang kaya itu juga suka bersedekah. Teman saya pernah bercerita kalau temannya mempunyai seorang mertua yang sangat kaya juga sangat mempesona. Selidik punya selidik ternyata kekayaannya itu didapatkan bukan dari hasil korupsi, rampok, judi, apalagi ngepet di tengah malam disaat orang sedang asik tidur. Ternyata setelah diseldiki kekayaannya itu didapat dari hasil bersedekah. Kok bisa? Iya bisa menurut Ustadz Yusuf Mansur ternyata sedekah itu gak bikin kita jadi miskin. Gak bisa bikin kantong kita tepos. Gak bikin kita patah hati. Malah bisa betambah terus kekayaan kita. Yang semula kantongnya longgar bisa kenceng.. Yang semula punya motor cina bisa punya motor ninja. Yang semula punya istri satu bisa dua
. Sedekah juga bisa untuk menolak bala. Kalau kita ditakdirkan hari itu keserempet motor dengan sedekah bisa jadi keserempet cewek yang lagi bawa motor. Kalau kita ditakdirkan putus cinta ya terimalah karena mungkin belum jodoh.
Jadi jangan takut bersedekah mulai dari sekarang apalagi bagi anda yang lagi banyak hutang, belum punya pendamping hidup, belum dapat kerjaan perbanyaklah sedekah kalau perlu jual semua barang-barang berharga anda mulai dari perabotan kecil, televisi, sofa, kasur, motor, mobil kalau perlu jual rumah dan tanah anda tapi jangan sampai anda jadi gembel gara-gara ngikutin saran saya. Kasih seadanya saja. Kalau ada duit lebih seumpama 10 juta kasih kepada yang membutuhkan. Kalau adanya 10 ribu buat makan kita. Kasih jangan pelit. Kita masih bisa puasa. Kalau kita biasa makan pake ayam ganti sama itik. Kalau biasanya makan pake tempe ganti sama oncom. Kalau makannya sama garem kayanya anda yang mesti saya sedekahin. Kasih alamat lengkap anda, nope atau no pin BB anda biar kami bisa membantu anda secepatnya.

Bersedekahlah tanpa pamrih jangan mengharapkan imbalan. Kalau mengharapkan 10 x lipat saya tidak bisa menjamin uang anda kembali apalagi lebih. Belajarlah ikhlas. Kalau anda sudah punya ilmu ikhlas dan tidak itung-itungan sama Allah, insyaAllah rezeki gak pindah kekantong orang lain. Jadi jangan kaget karena bersedekah anda tiba-tiba menjadi orang yang kaya juga keren. Yang semula diremehin bisa di seganin. Yang semula di pandang sebelah mata besoknya dipelototin. Yang semula belanja di pasar malem besoknya cari diskon di ramayana.

Jangan takut jadi orang kaya karena menjadi orang yang kaya itu sangatlah mudah dan gampang bukan. Jangan mempersulit diri dengan pikiran kita ditakdirkan untuk tinggal di gubuk bambu dan makan sepiring berdua. Ganti MindSet anda mulai dari sekarang, mulai dari yang kecil dan mulai dari diri sendiri. Kita juga bisa kaya kalau kita mau berusaha, Perbanyak doa, perbanyak syukur, dan rajin-rajinlah bersedekah karena hari esok nasib akan berubah. Wallahualam bis shawab.
“Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum kecuali kaum itu sendiri yang mengubah apa apa yang pada diri mereka ” QS 13:11

Berpikirlah...


Telah cukup jauh sudah perjalanan ini. merasakan pahit getirnya kehidupan. selalu di uji, di buat lemah dan putus asa. kesedihan sepertinya tak mau beranjak dari langkah-langkah kita. kadang di hati kecil kita bertanya? Mengapa selalu datang badai dalam kehidupan ini? Apakah kita tidak boleh bahagia, walaupun sedikit kebahagian saja yang ada di dunia ini.

Adakah roda akan berputar dari siang menuju malam. Akankah datang kemudahan sesudah kesulitan. Mungkinkah setelah gelap akan datang terang. Ataukah roda kehidupan akan tetap diam di tempatnya. Diam sombong menertawakan kita.

Masihkah kita mampu bertahan digerus kerasnya himpitan kehidupan. Masihkah kita punya nyali untuk menghadapi badai yang bakal memporak-porandakan keyakinan kita. punyakah kita kesabaran untuk berkuasa atas diri kita. Tapi sampai sejauh mana kita mampu bertahan?.

Pernahkah kita berpikir mengapa kita selalu dapat melewati setiap ujian. Pernahkah kita berpikir setelah isak tangis kita yang sepertinya tidak akan pernah reda pada akhirnya semua berakhir. Pernahkah kita berpikir di setiap kehilangan selalu ada penggantinya yang lebih baik. Pernahkah kita berpikir sepertinya tidak akan mempu melewati sebuah kesulitan tapi pada akhirnya kita mampu melewatinya.

Pernahkah kita berpikir bahwa semua yang membuat kita bersedih pada akhirnya semua akan menjadi masa lalu. Pernahkah kita berpikir apa yang kita alami sudah tertulis sebelum kita ada di dunia ini. Pernahkah kita berpikir bahwa tidak ada orang yang hidupnya selalu bahagia. Semua orang pernah menangis, semua orang pernah putus asa, semua orang pernah kehilangan, semua orang pernah jatuh.

Jangan biarkan hatimu bersedih. hidup adalah sebuah perjalanan dari luka ke luka. Siapkanlah hatimu untuk menerima apa yang sudah menjadi takdirmu. Jangan condong untuk menghancurkan diri sendiri. Belajarlah ikhlas menerima ketentuanNYa. Kita hidup di dunia hanya sekali, persiapkan bekal Karena pada akhirnya kita semua akan kembali. Berpikirlah...

Pada akhirnya semua akan menjadi masa lalu


sedih
tawa
gelisah
bahagia
tangis
redalah-reda
semua tidak ada yang abadi

tubuh yang sehat
harta yang berlimpah
orang-orang yang kita cintai
pekerjaan yang membanggakan
kelak semua akan pergi meninggalkan kita

apa yang kau banggakan
apa yang kau tangisi
apa yang kau miliki
pada akhirnya semua akan menjadi masa lalu

kita adalah calon dari masa lalu
semua yang kita miliki hanya titipan
suatu saat akan diambil kembali

Kepada Allahlah kita akan kembali
lepaskanlah semua belenggumu
hidup di dunia tidak ada yang sempurna

jika pada akhirnya semua akan menjadi masa lalu
mengapa kau tangisi sesuatu yang fana
mengapa kau membangakan sesuatu yang kelak akan pergi
Bukankah disini tempat kita mengumpulkan bekal
untuk sesuatu yang abadi

"Ya Allah, Hanya kepadaMu lah tepat kami kembali, dan sebaik-baiknya tempat kembali adalah disisiMu.

Anda masih punya Allah


Anda masih punya Allah
Ketika anda merasa sendiri di dunia ini
Ketika anda merasa tidak ada lagi harapan
Ketika tidak ada lagi yang bisa anda percaya

Anda masih punya Allah
Yang akan mencukupkan kekurangan anda
Yang akan membawa anda keluar dari kesulitan
Yang akan memberikan anda pertolongan

Anda masih punya Allah
Di setiap napas yang penuh sesak
Di setiap langkah yang penuh kerikil
Di setiap ujian yang melemahkan
Di setiap saat dimanapun anda berada

Anda masih punya Allah
Yang akan memberikan harapan kepada yang putus asa
Yang akan menolong anda disaat orang lain meninggalkan anda
Yang akan menguatkan di saat anda lemah
Yang selalu membuka tangan untuk anda kapanpun

Anda masih punya Allah
Jadi jangan pernah takut menghadapi dunia ini

"Dan bertawakallah kamu hanya kepada Allah, jika kamu orang yang beriman." (QS. al-Ma'idah :23)

Kapan Waktu Yang Tepat Untuk menikah

Siapa sih yang ingin sendiri di dunia ini. Semua kita ingin menemukan seseorang yang selalu menemani kita. Baik dikala sedih, di waktu senang, lagi kere maupun lagi banyak hutang. Sendiri itu sepi, berdua itu indah. Mau makan ada yang nyuapin, mau tidur ada yang nemenin, mau rumah, harta dan jabatan ya usaha..hehehe. Kesepian itu memang menyiksa apalagi di tengah keramaian. Apakah selamanya kita mau hidup begini. Jomblo dalam kenestapaan. Disangka tidak laku-laku. Ataukah kita sedang menunggu datangnya keajaiban yang kita tidak tahu kapan datangnya. Ataukah kita sedang menunggu perjodohan dari orang tua yang orangtuanya juga bingung mau nawarin ke siapa. Atau kita memang sudah putus asa karena faktor :


1.Muka pas-pasan

Muka seperti ini banyak ditemui disekitar lingkungan kita. Orang yang mukanya pas-pasan biasanya mempunyai sifat pemalu. Asmara : kayanya kamu akan mendapatkan kejutan tuh. Keuangan : lagi banyak pengeluaran. Kesehatan : kurangi makan-makanan yang berbau kamar mandi seperti petai dan jengkol

2. Mapan

Banyak orang yang takut menikah karena merasa belum mapan. Belum punya rumah. Tabungan belum cukup. Kerjaan masih belum jelas. Padahal dengan menikah akan dimudahkan rezeki. Yang semula mampet bakal lancar. Yang semula gelap bakal terang benderang. Yang semula sempit bakal lebar. Semuanya tergantung kita. Fokus pada tujuan, sabar dalam proses dan menyerahkan hasil akhirnya kepada Allah.

3. Belum cukup umur

Bohong kalau anda yang membaca ini belum cukup umur untuk menikah. Usia yang bagus untuk menikah itu antara 25-30. Usia 20-24 kondisi mental masih labil untuk sebuah pernikahan. Usia 31-35 usia yang cukup mepet untuk menikah. Usia 35-40 usia yang beresiko. Usia 40-45 biasanya sudah nikah sekali :D. 45-dst inget bos gak lama lagi tuh…. Hehehe

4. Pekerjaan

Banyak wanita yang menunda pernikahan untuk mengejar karir. Padahal pekerjaan terbaik seorang wanita adalah sebagai ibu rumah tangga. Begitu juga dengan para pria. Pria yang perkerjaannya serabutan biasanya tidak berani melamar karena tengsin sama calon mertua. Bos, kalau ente kaga berani ngelamar bisa-bisa tulang ente keburu lembek. Cobalah kumpulkan keberanian untuk melamar sang pujaan hati. Walaupun maaf-maaf kata muka anda 11-12, kerjaan gak jelas tapi bukan berarti anda jelek di hadapan calon mertua. Calon mertua gak ngelihat lobang-lobang pada muka anda. Calon mertua gak ngeliat seberapa tebal uang di dompet anda. Calon mertua gak ngeliat pekerjaan anda, yang dilihat adalah akhlak dan budi pekerti yang tulus dan mulia dari anda :D

5. Belum punya pendamping

Bagaimana mau menikah sedangkan kita belum punya pendamping. Banyak dari kita secara sadar dan tidak sadar terlalu tinggi memilih kreteria calon pasangan kita. Padahal sudah muka pas-pasan, pekerjaan serabutan, tinggal di kontrakan milih pasangan saja pake plin-plan. Kalau ada yang nganggur langsung aja sikat. Gak perlu pakai pacaran, langsung aja tebok celengan buat ngasih duit lamaran.


Dan menikahlah engkau karena dengan menikah berarti engkau menyempurnakan separuh agamamu. Dengan menikah kita tidak merasa kesepian didunia ini. Dengan menikah engkau akan bahagia. Waalahualam bis shawab.

jadi kapan nikah? ....

Tips Mendapatkan Jodoh Pada Saat Salat Tarawih


Anda yang sampai saat ini sulit menemukan pasangan sebaiknya memanfaatkan momen bulan Ramadhan untuk menemukan jodoh anda. Waktu salat tarawih merupakan saat yang tepat untuk menemukan belahan jiwa anda. Terutama di malam-malam 10 hari pertama dibulan Ramadhan karena pada saat itu masih banyak jamaah yang datang terutama dari kalangan muda-mudi yang selain untuk melaksanakan ibadah juga untuk mencari jodoh..

Mungkin selama ini anda tidak menyadarinya adanya peluang untuk mendapatkan jodoh pada saat salat tarawih sebelum saya memberitahukannya kepada anda lewat tulisan ini. Sehingga ketika berita ini diturunkan anda merasa seperti menemukan jalan keluar dari masalah yang anda hadapi selama ini.

Tanpa panjang lebar lagi saya akan beberkan kepada anda secara cuma-cuma tips dan trik bagaimana supaya anda mendapatkan jodoh pada saat salat tarawih yang saya yakin sangat berguna buat anda, apalagi bagi anda yang sudah mulai dikejar-kejar orang tua untuk menikah.

1. Pakaian
Anda yang memakai baju biasa saja jangan harap bisa menemukan jodoh anda saat salat tarawih. Tidak perlu mewah tapi usahakan terlihat unik dan berbeda dengan jamaah lainnya. Bagi anda yang pria, pakailah pakaian yang sopan. Jangan menggunakan baju kaos apalagi kaos tanpa lengan (you can see) karena bulu ketiak yang anda biarkan terurai bisa mengganggu kekhusyuan ibadah jamaah lain. Tidak juga perlu pakaian resmi seperti mengunakan satu stel jas pada saat tarawih. Gunakanlah baju muslim seperti baju gamis atau baju koko. Padankan dengan sarung dan kopiah biar terlihat kalem dan bersahaja. Sebaiknya jangan mengunakan pakaian yang berwarna gelap, seperti hitam. Apalagi jika anda menggabungkannya dengan sarung atau celana berwarna hitam. Anda akan terlihat suram dan menyeramkan. Cari warna-warna yang terang dan tidak biasa, seperti warna pink, kuning atau remix keduanya agar anda terlihat mencolok di banding jamaah pria lainnya. Gunakan ornamen-ornamen seperti lampu-lampu yang berkedap-kedip yang anda kaitkan di baju gamis supaya membuat anda terlihat berkilau seperti neon.

Begitu juga untuk para wanita, usahakanlah mengenakan busana yang sopan. Pakailah busana yang gombrong dan tertutup dari kepala sampai ujung kaki. Usahakan tidak ada satupun bagian tubuh anda yang terlihat kecuali muka. Jika dirasa muka anda kurang cantik pakailah cadar. Jika di rasa muka anda banyak jerawat pakailah make-up dan jika dirasa muka anda tidak ada prospek maka berhentilah membaca ini karena "percuma" :D. Jangan sekali-kali memakai baju yang bisa mengganggu kekhusyuan anda dalam beribadah. seperti kebaya, gaun pengantin atau piyama. Pakailah busana yang simple saja namun tetap terlihat anggun dan menarik. Pintar-pintarlah memilih warna. Jangan terpaku dengan satu warna. Jika kerudung hijau maka baju hijau, jika baju kuning tua maka kerudung kuning muda. Cobalah untuk lebih berani bermain warna. bila kerudung anda kuning, pakailah baju yang berwarna pink. Jika baju anda merah pakailah kerudung berwarna biru langit. Tapi jangan juga terlewat berani dengan memakai jilbab yang di padankan dengan kaos ketat dan celana pendek.

2. Siapa Cepat Dia Dapat
Datanglah diwaktu-waktu awal salat tarawih. Usahakan selepas magrib anda sudah berada di Masjid. Jangan datang waktu salat isya karena kemungkinan anda tidak akan bertemu dengan target anda. Kalau bisa datanglah sebelum magrib, karena selain anda bisa menemukan target, anda juga akan mendapatkan tajil yang tentunya sangat bermanfaat untuk anda.

3. Tempat Strategis
Cari tempat salat yang strategis yang memungkinkan anda bisa bercengkrama dengan target anda. Tepatnya itu di batas antara shaf pria dan wanita. Jangan terlalu over confident, karena akan mengundang kecurigaan dari jamaah yang lain yang bisa menggagalkan rencana anda. Cobalah bersikap wajar dan apa adanya. Jangan terlalu lebay. Seperti batuk-batuk gak jelas, menjatuhkan papan batas shaf pria dan wanita, tiba-tiba berteriak atau pura-pura pingsan. Jaganlah imej dihadapan target anda. Dengan mengaji atau berdzikir anda akan terlihat mempesona di hadapan target anda. :D

Ada banyak yang bisa anda lakukan untuk mendapatkan jodoh dan salah satunya adalah memanfaatkan sarana tarawih sebagai ajang pencarian jodoh. Pada akhirnya semua saya kembalikan kepada anda untuk menentukan pilihan. Andalah yang memilih jodoh anda, anda pula yang akan menjalaninya. Semoga tip dan trik yang bisa saya berikan dapat bermanfaat bagi anda.

Kembali ke jalan yang benar


Shubuh itu warga di gemparkan dengan di temukannya sesosok laki-laki duduk disebuah Mushola sambil menunggu masuk waktu salat shubuh. Berduyun-duyun warga datang untuk menyaksikan Fenomena langka ini. Mulai dari dari pria, wanita bahkan wariapun datang untuk melihat kejadian yang belum tentu datang dua kali ini.

"ini tidak mungkin. ini tidak masuk di akal. saya mungkin bermimpi" kata para warga yang tidak percaya dengan kehadiran laki-laki itu di masjid.

Mengapa warga menjadi gempar melihat kejadian itu. Apakah aneh melihat seorang laki-laki shalat shubuh di masjid?. Bukankah shalat berjamaah di masjid merupakan sebuah kewajiban? Siapakah laki-laki itu sehingga membuat gempar seluruh warga. Mari saya ajak anda kembali ke masa lalu untuk melihat siapakah sebenarnya laki-laki itu.

Djakarta 19 april 1995. Hujan turun deras. angin bertiup kencang. petir menggelegar. Seorang laki-laki muda duduk di sebuah warten. dengan kopi ditangan kanan dan rokok tangan kirinya sambil melihat le arah langit laki-laki itu berkata

"rupanya malam ini langit sedang di rundung duka Jok. kau lihat bagaimana derasnya hujan bagaikan tangisan yang tiada henti"

"Iya Jon, rupanya lagit sedang bermuram durja. Seperti diriku yang sedang patah hati" sahut kawannya yang ketangkap basah oleh penulis sedang melakukan tidakan tidak terpuji.

Jono dan Joko adalah sepasang sahabat. Dimana ada jono di situ ada joko begitupun sebaliknya. mereka sudah bersahabat sudah puluhan tahun. susah di jalanin bersama senang di rengkuh berdua. makanpun tidak jarang sepiring berdua. Mereka berdua tidak terpisahkan. Jika jono bunga maka joko kumbangnya, jika jono tape maka joko ulinya. jika jono bangke maka joko baunya.

"Jon, malam ini kita tidur di sini saja. Aku kira hujan tidak akan berhenti. kalau kita paksakan nanti bisa basah kuyup".
"Aku setuju denganmu jok, lebih baik kita tidur di sini. Lagipula aku tidak mau jatuh sakit karena kehujanan"
"Saya pinjamkan payung kalau pada takut kehujanan" celetuk penjaga warten yang tidak mau disebutkan namanya. Penjaga warten itu tidak mau kejadian lalu terulang kembali. Waktu itu jono dan joko meminta izin untuk menginap karena sudah kemalaman di jalan. Tanpa punya perasaan curiga kepada dua mahluk itu penjaga wartenpun mengijinkan keduanya untuk bermalam dengan syarat mereka harus membeli produk warten minimal tiga buah item. selain itu juga mereka di wajibkan untuk berlangganan di warten selama 2 bulan. Karena merasa persyaratan yang diajukan penjaga warten itu cukup mudah maka dua insan yang baru beranjak dewasa itu menyanggupinya. Malam itu sekitar pukul 2 malam tepat dimalam jumat kliwon jono bermimpi bertemu saorang laki-laki berbaju putih membawakan indomie telur kepadanya.
"Bapak siapa?" tanya jono sedikit ketakutan
"Saya penjaga warten" kata orang tua itu
"Anda bohong!! Bukankah penjaga warten itu sedang tidur".
"Sayalah penjaga warten yang sesungguhnya".
"terus dia itu siapa" sambil menunjuk kepada penjaga warten yang sedang tidur.
"Dia itu penipu. Saya akan ceritakan pada anda bagaimana kisah ini dimulai"
"Panjang gak ceritanya pak?"
"lumayan"
"kalau bisa sih ceritanya jangan panjang2 kasian si bembeng nulisnya. Ini saja ceritanya sudah mulai ngawur. kasihan kan dia penulis amatir tapi disuruh buat cerita panjang kaya sinetron kejar tayang."
"Owh Begitu"
Sedang asik mengobrol tiba-tiba datang seorang peri dihadapan meraka
"Kamu siapa? " tanya jono kepada wanita itu
"saya peri"
"kamu ngapain datang kesini"
"gak tau nih mas bambang, saya disuruh ke mari"

"Beng ngapain si peri, suruh datang di mari. Emang dia masuk skenario juga" tanya jono sama penulis
"Nggak"
"trus kenapa dia di sini"
"gue kasihan sama dia lagi gak sepi job, makanya gue suruh masuk di scane ini"
"Owh. begitu"
"tiba-tiba si joko juga datang di mimpinya jono"
"Wah lu jon, gak ngajak2 ngimpi bareng bidadari"
"jiah, siapa yang tahu klw gue bakal ngimpi bareng bidadari."

"ehm, dahak orang tua itu menyita perhatian mereka. Apa boleh saya cerita sekarang" kata orang tua itu sedikit mengiba.
"boleh-boleh pak" jawab jono penuh semangat
"Emang cerita apa pak?" tanya joko
"cerita tentang warten"
"emang penting yah"
"He eh"

"Cerita ini dimulai di saat awal-awal pernikahan saya. Waktu itu saya belum mempunyai pekerjaan tetap. Saya malu sama mertua karena belum bisa memberi nafkah kepada istri saya. Sampai suatu hari ketika saya sedang ngopi di sebuah warkop tercetus ide untuk membuat sebuah warung kopi tapi tempatnya di tenda".
"Dengan persetujuan istri dan mertua, mulailah saya mencari informasi tentang warung tenda. Saya juga mengerahkan beberapa orang untuk mencari info yang sekiranya dibutuhkan untuk membuka warung tenda."
"di malam yang hening saya juga tidak henti-hentinya berdoa agar di mudahkan jalan dalam usaha ini"
"dengan menggadaikan perhiasaan istri di tambah motor mertua :D akhirnya sayapun membuka warten di pinggir jalan. Warten yang kalian lihat ini adalah milik saya"
"Dengan di bantu istri saya menjalankan usaha ini dari pagi sampai pagi lagi"
"tidak jarang saya tertidur di meja karena tidak kuat menahan ngantuk"
"di 2 bulan pertama saya merugi terus sampai saya harus menggadaikan rumah mertua saya untuk menutup kerugian kami. Setelah itu warten kami sedikit demi sedikit mulai memperlihatkan hasil. Bahkan di tahun pertamanya warten saya bisa memperkerjakan 10 orang ."
"kehidupan kamipun perlahan-lahan membaik. Semula cuma bisa kredit panci sekarang bisa kredit mobil. Semula numpang sama mertua sekarang mertua numpang sama kami karena rumah mertua habis buat usaha :D".
"Tapi kebahagiaan kami tidak berlangsung lama. setelah tiga tahun merengkuh sukses dari usaha kami. Kami sekeluarga di timpah musibah. Mertua saya terkena penyakit gagal jantung. Modal yang harus di gunakan untuk usaha, kami gunakan untuk berobat. akibatnya kami kekurangan modal. Rumahpun sudah saya jual untuk berobat mertua saya. Sayapun terjerat rentenir. hutang saya semakin menumpuk dan sayapun tidak tahu harus bagaimana. Satu-satunya cara saya harus menjual warten ini untuk menyambung hidup kami sekeluarga. Dengan berat hati saya menjual warten ini kepada seorang langganan kami. Alhamdullilah, walaupun saya bukan pemilik warten ini tapi saya tetap di percaya untuk mengurusi warten.

karena penyakit yang semakin parah akhirnya mertua saya tidak dapat di tolong lagi. Ia meninggal dunia. bukan main sedihnya saya karena tidak dapat membahagiakna di hari tuanya. Tapi sebelum meninggal dia sempat berkata bahwa dia bangga mempunyai mantu seperti saya walaupun saya lebih sering menyusahkan daripada menyenangkannya. Hidup susah bukan berati kita tidak bisa bahagia begitu juga hidup mewah belum tentu juga bisa membuat kita bahagia. Kebahagiaan itu adalah ketika kita bisa bersyukur dengan apapun yang diberikan Allah kepada kita. itulah kata-kata terakhir mertua saya yang akan saya selalu ingat.

bersambung.....

Hati Seluas Samudera 2


Diceritakan pada episode sebelumnya ketika fajar meninggalkan engkong yang pingsan di pinggir empang.

Pada saat pingsan Engkong bermimpi bertemu dengan seorang wanita yang sangat cantik sedang duduk di tepi empang. Wanita itu berbusana sedikit minim dan mengundang birahi laki-laki. Melihat barang bagus nganggur tanpa aba-aba si engkong langsung menghampiri wanita itu.
"Assalamualaikum.....". sapa engkong. Namun wanita itu diam saja dan tidak menjawab.
"Assalamualaikum.... ". sapa engkong untuk kedua kalinya. Tapi Wanita itu tetap diam tak bergeming. Ketika hendak mengucapkan salam untuk ketiga kalinya secara berturut-turut tiba-tiba pundak engkong di tepuk dari belakang.
"Fajar, kamu di sini" engkong 1/2 kaget
"Saya datang ke sini untuk membawa engkong kembali" ucap fajar
"Memang ada apa jar?" Tanya Engkong
"Sudah jangan banyak cakap kong, Engkong ikut sama saya sekarang"

Saat mereka akan pergi tiba-tiba wanita itu menoleh ke arah mereka dan menjawab salam yang sudah lama ditungu-tungu oleh para pembaca setia dari karya bambang surambang.
"Wassalamualaikum Wr Wb". ucap wanita itu.
Engkong yang semula mau pergi mengurungkan niatnya dan langsung mengajukan beberapa pertanyaaan Essay dan pilihan ganda kepada wanita itu.

Sedang asik mengobrol dengan wanita itu, secara tiba-tiba fajar dengan sedikit memaksa menyeret engkong menjauh dari wanita itu.
"Apa yang kau lakukan jar, kau telah menyakiti engkong!"
"Saya ingin engkong ikut saya"
"Mau kemana? Emangnya ada apa jar?"
"Saya mau curhat kong"
"Halah, kau itu. Kemarin saja aku sudah muak dengar curhatmu di dunia nyata sekarang malah mau curhat juga di dunia mimpi."
"Tapi kan kemarin saya belum selesai curhatnya kong. Masih banyak lagi yang perlu kita bicarakan berdua"
"Sudah cukup bagi engkong ceritamu itu. sekarang biarlah engkong memilih jalan hidup engkong sendiri"

Karena merasa di cuekin, Wanita itu akhirnya pergi meninggalkan mereka berdua. Melihat itu engkong sekonyong-konyong mengejar wanita itu dan meninggalkan fajar dalam keputusasaan.
"Engkong pergi dulu jar, wanita ini lebih penting dari apapun di mimpi ini"
"Tolong jangan tinggalkan saya Kong, nanti Engkong bakal menyesal telah meninggalkan saya" teriak fajar yang suaranya hilang dalam kesunyian.

Dalam pengejaran engkong terhadap wanita itu banyak sekali rintangan dan hambatan yang datang. Tidak jarang engkong hampir putus asa dan berniat mengakhiri hidupnya namun karena tekad yang kuat dan semangat yang membaja semua itu urung dilakukan. Sampai pada akhirnya pengejaran itu berhenti di sebuah danau.

"Kenapa eneng bawa engkong ke danau?. Eneng pengen ngajak engkong berenang bareng yah.. xixixi"

wanita itu hanya tersenyum misterius... di keluarkannya gelas dari kantongnya lalu di masukannya air kedalam gelas itu

"Coba Engkong masukkan sebuah batu ke dalam gelas yang berisi air ini. Apa yang akan terjadi?"

"Audah, mending salin baju nyok, trus kita berenang" jawab engkong nepsong.

"Mungkin engkong melihat ada gejolak air di sana. Atau sebagian dari air dalam gelas tadi akan tumpah."

"iya kali" jawab engkong rada males tapi penasaran juga melihat wanita itu memasukan batu di dalam gelas.

"Sekarang coba lemparkan batu yang sama ke dalam danau. Besar kemungkinan tidak ada riak lagi yang kelihatan. Batu akan dengan cepat menghilang ke dasar danau. Bahkan jika batu yang lebih besar dijatuhkan, mungkin ada riak sebentar dan setelah itu tenang kembali."

Air di dalam gelas atau di sebuah danau ibarat hati manusia. Sedangkan batu yang dijatuhkan ibarat semua persoalan yang dihadapinya. Jika wadahnya kecil maka persoalan kecil sekalipun menjadi berat, banyak guncangan di dalamnya. Sedangkan jika wadahnya semakin luas dan dalam, maka persoalan yang berat sekalipun bisa dijalani dengan ringan.

Karena itu wahai Saudaraku, mari perluas wadah kita. Tak cukup hanya seluas danau, kalau perlu seluas samudera. Lihatlah permukaannya yang tenang meskipun di dalamnya dia menyimpan segala rahasia.

Persoalan yang kita hadapi telah ditentukan kadarnya oleh Allah Ta’ala. Tinggal wadah hati kitalah yang akan menentukan apakah persoalan tadi menjadi terasa berat atau bisa dijalani dengan ringan. Kita menjadi berprasangka buruk karena merasa persoalan selalu datang menimpa, sedangkan orang lain hidupnya tenang-tenang saja. Karenanya jangan heran jika engkau terus menerus merasa berat dengan segala persoalan, mungkin wadahnya perlu diperluas, sekaligus diperkokoh.

Jadikan hatimu seluas samudera. Apapun yang datang akan diterima dan ditenggelamkannya dengan tenang. Dengan demikian, persoalan apapun yang hadir bisa dihadapi dengan sebuah senyuman, seperti menyambut tamu yang dinantikan kedatangannya.


"Jadi maksud eneng, ngajak engkong ke danau cuma mau ngomong gitu doang"

"iya"

"huff" karena kecewa engkongpun menyeburkan dirinya ke danau...

Bukan main kagetnya engkong ketika membuka matanya, melihat dirinya menjadi tontonan warga. Apalagi celana engkong ketahuan basah kuyup.

"Habis ngimpi basah kong" sindir salah satu warga
"hehehe :D" engkong cuma bisa nyegir.
"Masih bisa emang?" sindir warga lainnya. Engkong yang sudah terlanjur malu enggak bisa berkata-kata lagi. Dia hanya diam membisu. Kalau bisa nangis, nangis nih! kata engkong dalam hati.

Setelah peristiwa memalukan itu engkong menutup diri dari pergaulan warga. Bahkan beberapa tahun kemudian engkong meninggalkam kampung halamannya karena tidak sanggup menanggung malu. Sampai berita ini di turunkan engkong belum juga mendapatkan tempat tinggal karena setiap tempat yang didatanginya sudah mengetahui backgroundnya. Cerita engkong sudah menyebar kemana-kemana bahkan sudah menjadi isu nasional. Di koran dan televisi bahkan di situs jaring sosial engkong menjadi topik yang tak henti-hentinya di bahas. Engkong sudah kehilangan muka.

Tolong bagi anda yang bertemu dengan engkong tolong katakan kepadanya, kalau kampung kami merindukan dia.

Sedangkan fajar sekarang sudah hidup enak. Dia sudah menjadi seorang pengusaha yang sukses. Berkat pertenakan lelenya dia sekarang menjadi orang terkaya di kampungnya.


~Sekian~

Fitnah...


Diceritakan pada episode sebelumnya ketika mak lampir dan gerandong secara tidak sengaja bertemu dengan kamandanu di sebuah pulau yang nama dan ejaannya sangat sulit untuk di lafalkan apalagi dihafalkan. Nama pulau itu adalah efrgedwrtfabcdefghijklmn. Tuh kan susah nyebutnya :D.

Waktu itu mak lampir tertangkap basah sedang menggunakan jilbab seperti seorang muslimah di hadapan kamandanu. Kamandanu yang waktu itu berniat tidak senonoh kepada mak lampirpun akhirnya taubat dan mengucapkan dua kalimat sahadat di hadapan mak lampir dan gerandong. Melihat itu Mak lampir dan gerandong tidak henti-hentinya bertasbih, bertahmid dan berdizikir karena telah membawa kamandanu ke jalan yang benar.

Gerandong : kamandanu, auh ckh cak coe kan tok loe par mon yet loe se se
kamandanu : ?
Gerandong : Maaf, mungkin kisanak tidak mengerti perkataan saya, tapi pada intinya kami sangat senang karena anda akhirnya telah kembali ke jalan yang benar
Kamandanu : Terus terang bang gondrong, aye kaget ternyata kalian orang yang taat beragama. karena saya pikir selama ini anda berdua orang yang jahat dan juga keji.
Gerandong : Sebenarnya kami ini tidak seperti apa yang di beritakan oleh media belakangan ini yang selalu memojokan kami. Apa yang mereka sampaikan hanya berdasarkan opini bukan fakta. Mereka cuma mencari-cari popularitas demi mencapai keuntungan semata.
Mak lampir : Benar apa yang dikatakan gerandong. Dewasa ini media sangat tidak berpihak pada orang-orang seperti kami. Mereka sudah di kuasai oleh para pemilik uang. Media bukan lagi sarana menyampaikan kebenaran tapi sudah menjadi alat untuk mencapai kekuasaan.
kamandanu : Tapi mengapa kalian berdua diam saja, di perlakukan seperti itu
Mak lampir dan gerandong : kita... (mereka berdua saling manatap, cukup lama)
Gerandong : udeh emak duluan...
Mak lampir : loe duluan aja tong...
Mak lampir : Semua kita serahkan kepada Allah. Karena Allah yang maha tahu.
Gerandong : kami tidak butuh pandangan manusia kepada kami. Kami hanya butuh pandangan Allah kepada kami.

“Dan barang-siapa yang menyerahkan dirinya kepada Allah, sedang dia orang yang berbuat kebaikan, maka sesungguhnya ia telah berpegang kepada buhul tali yang kokoh. Dan hanya kepada Allah-lah kesudahan segala urusan." (Qs. Luqman: 22).

ketika mereka sedang asik mengobrol tiba-tiba brama kumbara dan matili datang menaiki burung rajawali menghampiri mereka.

bersambung....

Apa yang akan terjadi pada lakon selanjutnya. Apakah akan terjadi pertumpahan darah diantara mereka. Kepada siapakah kamandanu akan berpihak?. Semua akan terjawab di Fitnah 2

Hati Seluas Samudera


Saya mempunyai sebuah kisah yang menarik yang saya kutip dari tulisan Ir.Andy Muzaki, SH, MT tentang bagaimana kita menjalani hidup yang pahit ini agar terasa menyenangkan dan menggembirakan. Sampaikanlah pada teman-teman yang lain, yang saat ini sedang sedih, sedang putus asa, sedang patah hati, sedang dalam kesusahan, yang lagi butuh pertolongan, butuh pinjaman dana untuk usaha, butuh pasangan hidup, siap nikah, usia antara 20-28th, pengertian, sayang keluarga, kalau bisa mapan. :D

Suatu ketika hiduplah seorang tua yang sangat bijak. Sebutlah namanya Hamdan. Orang-orang memanggilnya Kong Hamdan. Pada suatu pagi yang cerah disaat tidur kita masih terlelap datanglah seorang anak muda yang sedang mengalami problematika kehidupan. Seperti : belum mendapatkan pekerjaan alias pengangguran, belum menikah alias jomblo, belum punya rumah tinggal alias tunawisma. Namanya Fajar, sekilas laki-laki ini sama seperti pemuda lainnya namun jika anda amati lebih dekat maka anda akan melihat begitu banyak jerawat dan komodo di wajahnya. Langkah pemuda itu gontai tak terarah. Air mukanya keruh, wajahnya yang jelek semakin menjadi terlihat jelek. Fajar memang tampak seperti pemuda yang jarang bahagia kecuali kalau lebaran aja.

Tanpa buang waktu akan kami hadirkan dialog antara kong hamdan dan fajar yang tentunya akan banyak menguras emosi dan air mata para pembaca.

Dengan diringi air mata yang bercucuran, Fajar menceritakan semuanya kepada Kong Hamdan. Mulai dari masa kecil sampai dia seperti sekarang ini. Makanya tidak heran mulut fajar berbusa-busa karena banyak sekali yang di ceritakannya. Hingga tidak terasa matahari sudah diatas kepala, namun fajar belum juga menyelesaikan ceritanya. Sementara Kong Hamdan hanya mendengarkan dengan seksama sambil sesekali berganti posisi tempat duduk. Kadang dia berada disamping fajar, kadang duduk di belakangnya, namun tidak jarang kong hamdan duduk membelakangi fajar. Kong Hamdan juga sempat ketiduran mendengarkan cerita fajar.

Akhirnya penantian panjang Kong Hamdan berakhir sudah, disenja sore yang indah itu fajar telah menyelesaikan ceritanya. Mata si engkong terlihat sudah merah-merah, bukan lantaran banyak menangis mendengar cerita si fajar tapi karena dia sudah sangat mengantuk dan bete mendengar cerita si fajar. Tanpa basa basi kong hamdan mengambil sesendok garam dan segelas air. Ditaburkannya garam itu di dalam gelas, lalu diaduknya perlahan-lahan.
"Coba minum ini, dan katakan bagaimana rasanya." Ujar kong Hamdan
"Saya lagi puasa Kong, Kalau saya minum itu nanti batal dong."
"Hmm, kalau begitu coba kamu cicipin pakai jari saja. itukan tidak membatalkan puasa"
"Pahit, pahit sekali dan asin" jawab fajar terus meludah ke muka kakek itu yang kebetulan persis diwajahnya.
"Maaf, maaf kong abis pahit banget"
Kong hamdan hanya tersenyum, rasanya pengen nampar fajar cuma masih ditahan takut kehilangan simpati dari para pembaca.

"jar, mari ikut engkong ke empang samping"
"ngapain kong kesana,emang ada apa disana, sudah disini saja. Fajar takut timbul fitnah kalau kita ketahuan berduaan disana"
"ngemeng apa sih loe jar, emang loe kira engkong laki-laki apaan?"
"maaf kong, abis engkong ada-ada saja tiba-tiba ngajak main ke empang"
"jangan negatif thinking dong"
"saya kan jaga-jaga kong, siapa tahu engkong khilaf"
"huff, capedeh"

Mereka pun berdua berangkat menuju empang yang kebetulan tidak jauh dari rumah kong hamdan. Dengan langkah gontai dua laki-laki yang beda usia itu berjalan menyusuri empang yang terkenal angker itu. setelah menemukan tempat yang cocok dibawah pohon pisang kong hamdan menggelar tiker. ditaruhnya lantang, termos dan gorengan yang sudah ditaruh di atas nampan.

"kong kita pulang yuk, fajar takut nih. Kayanya fajar merasa ada yang mengawasi kita"
"Itu hanya perasaan kamu saja jar, engkong merasa baik-baik saja"
"bulu kuduk saya merinding nih kong, Tatut"
"apa loe bilang, kentut"
"Jar, kalau ente percaya adanya Allah insyaAllah perasaan takut itu juga akan hilang"
"Kalau engkong gak takut kenapa duduknya jadi mendekat ke saya?"
"tadi engkong melihat bayangan dibelakang kamu.."
si fajar yang ketakutan langsung melompat ke pelukan si engkong, si engkong gak siap menahan beban si fajar seketika itu juga pingsan, mungkin karena merasa kaget dan tidak kuat menahan beban si fajar. Si Fajar yang melihat engkong pingsan makin ketakutan dan tanpa pikir panjang langsung mengambil langkah seribu meninggalkan engkong seorang diri..

bersambung..... (nggak tau kpn nyambungnya :D)